Author: Corey Pena

Daftar Stasiun Televisi Di Indonesia

Daftar Stasiun Televisi Di Indonesia

Daftar Stasiun Televisi Di Indonesia – Televisi atau yang sering disingkat menjadi TV adalah sistem telekomunikasi yang banyak digunakan untuk menyiarkan dan menerima gambar bergerak dan suara dari jarak jauh. Televisi pertama kali tersedia secara komersial adalah pada akhir tahun 1930-an dan masuk ke indonesia pada tahun 1955.

Pesawat televisi telah menjadi alat komunikasi rumah tangga yang umum di rumah dan lembaga, terutama di dunia pertama, sebagai sumber hiburan dan berita. Sejak tahun 1970-an, rekaman video pada kaset VCR dan kemudian, sistem pemutaran digital seperti DVD, telah memungkinkan televisi digunakan untuk menonton film yang direkam dan program lainnya, dan baru-baru ini muncul seperti TV Kabel dan TV streaming.

Dengan adanya televisi membuat penyebaran informasi menjadi sangat cepat dan menyebar secara luas, selain itu banyak stasiun televisi mengeluarkan program-program yang membuat berbagai macam tujuan seperti edukasi, berita, drama, olahraga dan hiburan. slot online indonesia

Dan berikut adalah daftarnya :

1. TVRI

Televisi Republik Indonesia (disingkat TVRI) adalah stasiun televisi terbaik pertama di Indonesia yang gratis untuk Anda nikmati, TVRI mengudara pada tanggal 24 Agustus 1962. TVRI berstatus sebagai Lembaga Penyiaran Publik bersama Radio Republik Indonesia. Siaran perdananya dalam format hitam-putih yang menayangkan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-17 dari Istana Negara, Jakarta. Liputan besar yang pertama ditayangkan TVRI adalah Asian Games yang diselenggarakan di Jakarta, pada tahun 1962.

Sebagai satu-satunya stasiun televisi pada saat itu, TVRI memonopoli siaran televisi di Indonesia hingga tahun 1989, ketika didirikan televisi swasta pertama RCTI di Jakarta dan SCTV pada tahun 1990 di Surabaya.

2. RCTI

Daftar Stasiun Televisi Di Indonesia

RCTI (singkatan dari Rajawali Citra Televisi Indonesia) adalah stasiun televisi swasta Indonesia pertama dan menjadi stasiun televisi terbaik dan gratis di indonesia yang tergabung dalam MNC Group. Pada awalnya didirikan sebagai perusahaan patungan dengan kepemilikan saat itu adalah Bimantara Citra (69,82%) dan Rajawali Wirabhakti Utama (30,18%). RCTI pertama mengudara pada 13 November 1988 dan diresmikan 24 Agustus 1989 dan pada waktu itu, siaran RCTI hanya dapat ditangkap oleh pelanggan yang memiliki dekoder dan membayar iuran setiap bulannya. RCTI melepas dekodernya pada akhir 1989.

Pemerintah mengizinkan RCTI melakukan siaran bebas secara nasional sejak tahun 1990 tetapi baru terwujud pada akhir 1991 setelah membuat RCTI Bandung pada 1 Mei 1991. Sejak Oktober 2003, RCTI dimiliki oleh Media Nusantara Citra, kelompok perusahaan media yang juga memiliki GTV dan MNCTV. Pada tahun 2004, RCTI termasuk stasiun televisi yang besar di Indonesia. RCTI telah memiliki hak siar atas ajang sepak bola bergengsi Eropa, seperti Kejuaraan Eropa UEFA yang rutin ditayangkan setiap empat tahun sekali sejak 1992 hingga sekarang.

3. GTV

GTV (singkatan dari Global Televisi, sebelumnya bernama Global TV) adalah salah satu stasiun televisi swasta terbaik nasional di Indonesia dan gratis untuk semua masyarakat. Berawal dari sebuah stasiun televisi lokal di Jakarta, GTV belakangan meluaskan siaran ke 5 kota besar lainnya.

Awalnya, GTV hanya menayangkan acara dari MTV Indonesia dengan durasi 24 jam. Namun sejak 15 Januari 2005, GTV mulai menayangkan acaranya sendiri dengan membagi jam tayang siaran MTV Indonesia menjadi 12 jam.

GTV memiliki hak siar atas liga balap paling bergengsi di dunia, Formula 1 setelah sebelumnya hak siar Formula 1 dimiliki TPI yang sekarang menjadi MNCTV, iNews dan Kompas TV, dan kejuaraan dunia balap antar negara, A1.

4. MNCTV

MNCTV (sebelumnya bernama TPI) adalah sebuah stasiun televisi swasta terestrial nasional terbaik dan gratis di Indonesia. Nama MNCTV telah diguunakan sejak 20 Oktober 2010. MNCTV merupakan stasiun televisi swasta ketiga di Indonesia setelah RCTI dan SCTV.

MNCTV didirikan oleh Mbak Tutut putri presiden kedua indonesia soeharto dan dulu sebagian besar sahamnya dimiliki oleh PT Cipta Lamtoro Gung Persada. MNCTV pernah menayangkan acara olahraga ternama seperti F1, WWE SmackDown! Serie A, Eredivisie, Piala AFF dan UEFA Euro 2008 (bersama RCTI dan GTV).

5. iNews

iNews (kependekan dari Indonesia News, sebelumnya bernama SUN TV, SINDOtv dan iNews TV) adalah stasiun televisi swasta nasional terbaik di Indonesia. iNews didirikan oleh Media Nusantara Citra. Waktu siaran iNews adalah 24 jam sehari. Sejak musim 2016, iNews menyiarkan Liga Futsal Profesional Indonesia bersama MNCTV.

Pada 21 Juli 2018, iNews mendapatkan hak siar laga pramusim International Champions Cup 2018 bersama TVRI. Selain itu, iNews juga memiliki hak siar ajang Eredivisie mulai musim 2018 sampai musim 2021. INews hanya menayangkan Eredivisie pada musim 2018-19, Dua musim ke depan di tayangkan melalui Streaming di RCTI+.

6. SCTV

Daftar Stasiun Televisi Di Indonesia

SCTV (singkatan dari Surya Citra Televisi) adalah sebuah stasiun televisi swasta nasional di Indonesia. SCTV merupakan stasiun televisi swasta kedua di Indonesia setelah RCTI. SCTV lahir pada tanggal 24 Agustus 1990 sebagai stasiun televisi lokal di Surabaya yang berpusat di Jl. Darmo Permai, Surabaya, Jawa Timur. Meski tanggal itu ditetapkan sebagai tanggal lahir SCTV, tetapi baru tanggal 1 Januari 1993, SCTV mendapatkan izin sebagai stasiun televisi nasional di Jakarta.

Kantor operasional SCTV pun secara bertahap dipindahkan dari Surabaya ke Jakarta, tetapi studio SCTV tetap berada di Surabaya. Awalnya, mayoritas saham SCTV dimiliki oleh Bimantara Citra melalui anak usahanya, Sindo Citra Media (kini menjadi Surya Citra Media, dengan melakukan merger bersama PT Cipta Aneka Selaras).

7. Indosiar

Indosiar adalah salah satu stasiun televisi swasta nasional terbaik di Indonesia yang gratis untuk kita tonton. Stasiun televisi ini beroperasi dari Daan Mogot, Jakarta Barat. Indosiar awalnya didirikan dan dikuasai oleh Salim Group. Pada tahun 2004, Indosiar merupakan bagian dari PT Indosiar Karya Media Tbk. (sebelumnya PT Indovisual Citra Persada) yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta).

Pada 13 Mei 2011, mayoritas saham PT Indosiar Karya Media Tbk. dibeli oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk., pemilik SCTV (melalui SCM sebelum bergabung dengan IDKM) dan O Channel, menjadikan ketiga stasiun televisi berada dalam satu pengendalian. Kini, stasiun televisi ini resmi dikuasai oleh SCM pasca bergabung dengan IDKM dan dengan SCTV.

8. ANTV

antv (singkatan dari Andalas Televisi) adalah sebuah stasiun televisi terbaik swasta nasional Indonesia. Stasiun televisi ini awalnya disiarkan pada 1 Januari 1993 di kota Bandar Lampung dan sekitarnya. Bermula dari sebuah izin siaran lokal di Bandar Lampung, ANTV mengudara selama 5 jam sehari. Dua bulan kemudian, tepatnya tanggal 1 Maret 1993, ANTV secara resmi disiarkan ke seluruh Indonesia dari Jakarta.

ANTV dimiliki oleh konglomerat muda Anindya Bakrie dan sekarang dikelola oleh Otis Hahijary, yang menjadi Presiden Direktur dari stasiun televisi ini sekaligus Direktur Utama MDIA (induk usaha ANTV). Konglomerat media asal Amerika Serikat, Rupert Murdoch, membeli sekitar 20% saham ANTV pada 30 April 2006 melalui perusahaannya di Hong Kong, STAR TV. Pangsa pasar ANTV saat ini adalah sekitar 5% dari 180 juta penonton. ANTV telah memiliki hak siar atas ajang sepak bola bergengsi Dunia, Piala Dunia FIFA 2014 bersama tvOne.

9. tvOne

tvOne (sebelumnya bernama Lativi) adalah sebuah stasiun televisi nasional di Indonesia. Berawal dari penggunaan nama Lativi, stasiun televisi ini didirikan pada tanggal 30 Juli 2002 oleh Abdul Latief dan dimiliki oleh ALatief Corporation. Pada saat itu, konsep penyusunan acaranya adalah banyak menonjolkan masalah yang berbau klenik, erotisme, berita kriminalitas dan beberapa hiburan ringan lainnya.

Sejak tahun 2006, sebagian sahamnya juga dimiliki oleh Grup Bakrie yang juga memiliki stasiun televisi ANTV. Pada tanggal 14 Februari 2008, Lativi secara resmi berganti nama menjadi tvOne, dengan komposisi 70 persen berita, sisanya gabungan program olahraga dan hiburan.

10. MetroTV

MetroTV adalah sebuah stasiun televisi swasta berita yang berkedudukan di Indonesia dan masuk sebagai top 10 stasiun televisi terbaiki indonesia, berbagai macam berita di siarkan oleh televisi ini baik peristiwa maupun berita politik. MetroTV didirikan oleh PT Media Televisi Indonesia, resmi mengudara sejak 25 November 2000 di Jakarta. MetroTV dimiliki oleh Media Group pimpinan Surya Paloh yang juga memiliki harian Media Indonesia dan Lampung Post.

PT Media Televisi Indonesia memperoleh izin penyiaran atas nama “MetroTV” pada tanggal 25 Oktober 1999. Pada tanggal 25 November 2000, pertama kali MetroTV mengudara dalam bentuk siaran ujicoba di 7 kota. Pada awalnya, hanya bersiaran 12 jam sehari, namun sejak tanggal 1 April 2001, MetroTV mulai mengudara selama 24 jam, menjadikan MetroTV sebagai stasiun TV pertama di Indonesia yang duluan bersiaran 24 jam.

11. Trans TV

Trans TV adalah sebuah stasiun televisi swasta nasional di Indonesia terbaik yang dimiliki oleh Trans Media. Dengan moto Milik Kita Bersama, konsep tayang stasiun ini tidak banyak berbeda dengan stasiun swasta lainnya. Trans TV adalah anak perusahaan dari Trans Media.

Kantor pusat stasiun ini berada di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Pierre Tendean, Jakarta Selatan. Direktur Utama Trans TV saat ini adalah Atiek Nur Wahyuni yang juga merupakan Direktur Utama Trans7. Pada tahun 2017, Trans TV memiliki hak siar dalam ajang sepak bola Piala Dunia 2018 Rusia, bersama Trans7 dan Transvision.

12. Trans7

Trans7 (sebelumnya bernama TV7) adalah sebuah stasiun televisi swasta nasional terbaik di Indonesia. Trans7 yang pada awalnya menggunakan nama TV7, melakukan siaran perdananya secara terestrial di Jakarta pada 23 November 2001 dan pada saat itulah mayoritas sahamnya dimiliki oleh Kompas Gramedia.

Pada tanggal 4 Agustus 2006, Trans Corp mengakuisisi mayoritas saham TV7. Meski sejak itulah TV7 dan Trans TV resmi bergabung, tetapi ternyata TV7 masih dimiliki oleh Kompas Gramedia, sampai TV7 akhirnya melakukan re-launch (peluncuran ulang) pada 15 Desember 2006 dan menggunakan nama baru, yaitu Trans7. Pada tahun 2017, Trans7 memegang hak siar berlisensi dalam ajang Piala Dunia FIFA 2018 bersama Trans TV dan Transvision.

13. Kompas TV

Kompas TV adalah Stasiun televisi yang hadir menggantikan stasiun televisi yang pernah dimiliki oleh Kompas Gramedia, yaitu TV7. Sejak saham TV7 dibeli oleh pihak Trans Corp yang berdiri dibawah kepemimpinan Chairul Tanjung pada tahun 2006 dan nama TV7 diganti menjadi Trans7, maka saham Kompas Gramedia terhadap Trans7 menurun menjadi hampir setengah dari Trans Corp.

Pada tanggal 9 September 2011, Kompas TV resmi diluncurkan dalam acara Simfoni Semesta Raya yang disiarkan oleh beberapa stasiun televisi berjaringan lokal daerah. Pada tanggal 29 Juli 2018, untuk pertama kalinya dalam sejarah, Kompas TV menjadi televisi nasional pertama yang menayangkan cabang olahraga elektronik secara gratis di Indonesia lewat siaran langsung Grand Final turnament Mobile Legends Southeast Asia Cup 2018.

14. NET.

NET. (singkatan dari News and Entertainment Television) adalah sebuah stasiun televisi swasta terestrial nasional di Indonesia yang dimiliki oleh Net Visi Media siaran percobaan pada 18 Mei 2013 dan resmi mulai mengudara penuh pada Minggu, 26 Mei 2013 pukul 19.00 WIB dengan acara “Grand Launching NET.”.

NET. menggantikan siaran terestrial Spacetoon yang sebagian sahamnya telah diambil alih oleh Indika Group. Berbeda dengan Spacetoon yang acaranya ditujukan untuk anak-anak, program-program NET. ditujukan kepada keluarga dan pemirsa anak muda, dan memang NET. menjadi televisi terbaik dan gratis di indonesia yang memiliki banyak acara yang lebih berbobot sehingga dicintai para anak muda milenial. Selain melalui televisi terestrial, NET. juga menyiarkan kontennya melalui saluran komunikasi lain seperti jejaring sosial dan YouTube.

15. RTV

RTV (disingkat dari Rajawali Televisi, sebelumnya bernama CT Channel, B-Channel dan Televisi Nusantara (TVN)) adalah sebuah stasiun televisi swasta nasional di Indonesia yang dimiliki oleh Rajawali Corpora dan Mayapada Group.

RTV resmi mengudara pada tanggal 1 November 2009 di Jakarta dengan nama B-Channel. Saat ini, program RTV sendiri lebih difokuskan pada acara hiburan, soft news dan variety show untuk keluarga. Pada tanggal 3 Mei 2014, B-Channel berganti nama menjadi RTV.

Perjalanan TVRI Menjadi Stasiun Berita Pertama Di Indonesia

Perjalanan TVRI Menjadi Stasiun Berita Pertama Di Indonesia – Pembentukan TVRI berawal dari rencana Pemerintah Indonesia pada 1961 yang ingin mengadakan media massa televisi ke dalam projek pembangunan Asian Games IV di tahun berikutnya. Selang beberapa bulan menunggu proses persetujuan Pemerintah, akhirnya Presiden Soekarno memerintahkan untuk menyegerakan proyek televisi tersebut, mulai dari membangun studio di Senayan, pemancar hingga mempersiapkan program hingga tenaga kerja.

Cukup satu tahun persiapan, barulah TVRI mengadakan siaran percobaan pada Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 17 di Istana Merdeka. Namun, bukan pada tanggal 17 Agustus 1962 TVRI diresmikan, melainkan pada tanggal 24 Agustus 1962 TVRI resmi mengudara pertama kalinya dengan menyiarkan upacara pembukaan Asian Games IV di Gelora Bung Karno secara langsung. slot indonesia

Perjalanan TVRI Menjadi Stasiun Berita Pertama Di Indonesia

Lahirnya TVRI pada 24 Agustus 1962 turut menjadi sejarah tersendiri bagi Indonesia di dunia pertelevisian internasional. Dengan adanya TVRI, Indonesia menjadi negara ke-empat di Asia yang memiliki stasiun televisi.

Sebelum Indonesia, hanya ada Jepang, Filipina, dan Thailand yang mempunyai stasiun tv di Asia. Jepang melakukannya dengan NHK di tahun 1953, disusul DZAQ-TV di Filipina beberapa bulan kemudian, lalu Modernine TV (sekarang bernama Channel 9) didirikan di Thailand pada 1955.

Upacara pembukaan Asian Games IV menjadi siaran pertama TVRI, langsung di hari pertama mereka mengudara. Dari pagi hingga sore perhelatan Asian Games saat itu disiarkan, dan siaran tundanya ditayangkan mulai pukul 20.45 WIB sampai 23.00 WIB.

TVRI menayangkannya dengan nama Saluran Lima. SK Menteri Penerangan Republik Indonesia No. 20/SK/VII/61 menjadi dasar tugas TVRI menjalankan tugas negara.

Penyiaran Asian Games 1962 menjadi tonggak kejayaan TVRI. Kiprahnya terus berkembang, dan pada 1 Maret 1963 TVRI mendapat iklan komersial pertamanya. Tak lama kemudian TVRI ditetapkan sebagai Yayasan Televisi Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia 2 Nomor 215 tahun 1963.

Dengan demikian, TVRI berhak mendapat sokongan dana dari subsidi pemerintah, iuran wajib dari pemilik televisi, dan sumber lainnya.

Sebagai stasiun televisi pertama di Indonesia, TVRI memiliki jangkauan siaran yang luas. Tak kurang dari 82 persen wilayah Indonesia bisa terjangkau frekuensi siaran TVRI, baik VHF dan UHF. Ini dikarenakan jumlah pemancarnya yang mencapai 360 unit di seluruh Indonesia, dengan 22 stasiun daerah dan 1 stasiun pusat.

Melalui Undang-Undang Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran, TVRI ditetapkan sebagai Lembaga Penyiaran Publik yang berbentuk badan hukum yang didirikan oleh negara. Adapun tugas TVRI berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2005, yaitu memberikan pelayanan informasi, pendidikan dan hiburan yang sehat, kontrol dan perekat sosial, serta melestarikan budaya bangsa untuk kepentingan seluruh lapisan masyarakat melalui penyelenggaraan penyiaran televisi yang menjangkau seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Agar semua tugas ini berjalan dengan maksimal, TVRI pun mulai bertahap melebarkan sayapnya hingga ke setiap kota di Indoensia alias membentuk Stasiun-stasiun Produksi Keliling atau SPK. SPK inilah yang akan menjadi perwakilan TVRI di daerah. Hingga saat ini TVRI telah memiliki 30 Stasiun Daerah dan 1 Stasiun Nasional, antara lain:

1. TVRI Stasiun Aceh

2. TVRI Stasiun Sumatera Utara

3. TVRI Stasiun Sumatera Selatan

4. TVRI Stasiun Bangka Belitung

5. TVRI Stasiun Jakarta

6. TVRI Stasiun Jawa Barat

7. TVRI Stasiun Jawa Tengah

8. TVRI Stasiun Yogyakarta

9. TVRI Stasiun Jawa Timur

10. TVRI Stasiun Bali

11. TVRI Stasiun Sulawesi Selatan

12. TVRI Stasiun Kalimantan Timur

13. TVRI Stasiun Sumatera Barat

14. TVRI Stasiun Jambi

15. TVRI Stasiun Riau dan Kepulauan Riau

16. TVRI Stasiun Kalimantan Barat

17. TVRI Stasiun Kalimantan Selatan

18. TVRI Stasiun Kalimantan Tengah

19. TVRI Stasiun Papua

20. TVRI Stasiun Papua Barat

21. TVRI Stasiun Bengkulu

22. TVRI Stasiun Lampung

23. TVRI Stasiun Maluku dan Maluku Utara

24. TVRI Stasiun Nusa Tenggara Timur

25. TVRI Stasiun Nusa Tenggara Barat

26. TVRI Stasiun Gorontalo

27. TVRI Stasiun Sulawesi Utara

28. TVRI Stasiun Sulawesi Tengah

29. TVRI Stasiun Sulawesi Tenggara

30. TVRI Stasiun Sulawesi Barat

Kalah Saing dengan Hadirnya Televisi Swasta

Meski TVRI milik negara dan memiliki program acara yang bagus-bagus mulai dari pendidikan, anak-anak, olahraga hingga berita dan lainnya, bukan berarti televisi ini menjadi yang diutamakan oleh masyakarakat Indonesia. Buktinya saja, sejak kemunculan televisi-televisi swasta, nama TVRI mulai tenggelam sebab masyarakat lebih tertarik dengan program-program acara yang disuguhkan oleh televisi swasta.

Dikutip dari Tirto.id, Apni Jaya Putra, Direktur Program dan Berita TVRI mengungkapkan, terdapat beberapa hal yang menyebabkan TVRI kalah saing, di antaranya Sumber Daya Alamnya yang kurang memadai, teknologi yang digunakan sudah tua dan tidak mau mengikut revolusi digital. Alhasil program acara yang dihasilkan standar dan pastinya tidak ada nilai jual.

Televisi milik pemerintah tak menjamin semua sistem berjalan dengan baik dan benar. Buktinya saja, pada sistem keuangan TVRI hingga saat ini dicap pengelolaan keuangannya tidak benar.

Perjalanan TVRI Menjadi Stasiun Berita Pertama Di Indonesia

Dilansir dari dari tirto.id, Presiden Joko Widodo kecewa dengan TVRI yang terus disclamer selama bertahun-tahun. Bahkan, Jokowi sudah memperingatkan TVRI dengan tegas untuk tidak memainkan APBN.

Namanya juga media televisi, pastinya tak luput dari pengawasan pihak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Demi menjaga tugas TVRI berjalanan sesuai dengan aturan yang berlaku, KPI pun sempat melakukan beberapa kali teguran kepada pihak TVRI karena siaran yang tidak sesuai. Berikut daftar teguran yang diterima TVRI oleh KPI:

1. September 2013, TVRI melakukan siaran konvesi Partai Demokrat selama 2,5 jam

2. Mei 2016 – November 2017, Teguran 11 kali pada program Indonesia Siang dan Indonesia pagi karena telah 3 kali mendapat peringatan: teguran, peringatan tertulis dan teguran tertulis yang melanggar sejumlah kode etik jurnalistik, pasal dalam Pedoman Perilaku Penyiaran KPI dan Standar Program Siaran KPI 2012.

Siapa yang tidak geregetan melihat TVRI yang tak mengalami perubahan sepanjang tahun. Akhirnya, semenjak resmi sebagai Dirut TVRI, Helmy Yahya memberanikan diri untuk merombak TVRI. Ia tak berjalan sendiri, melainkan Helmy juga dibantu oleh Apni untuk menciptakan TVRI menjadi lebih baik dan menayangkan program-program siaran yang menarik.

Selain itu, di sisi lain juga mengalami berbagai perubahan, antara lain logo yang terlihat lebih kekinian, mulai merekrut tenaga kerja yang muda dan berpotensi khususnya untuk pembaca berita dengan tujuan menggaet milenial serta laporan keuangan 2019 yang mendapat predikat WTP atau Wajar Tanpa Pengecualian. Padahal sebelumnya, dilansir dari detik.com, sejak 2014 -2016 laporan keuangan TVRI dicap disclaimer, kemudian tahun 2017 diberikan wajar dengan pengecualian atau WDP.

Bangganya lagi, berkat memperhatikan anak-anak Indonesia, TVRI yang membuat program tayang anak mulai pendidikan hingga hiburan, TVRI mendapat anugerah televisi raman anak dari KPI.

Siapapun berhak untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, termasuk TVRI. Memang sebelumnya, banyak catatan hitam yang TVRI gores tapi bukan berarti kesempatan menjadi televisi terbaik Indonesia tak ada lagi. Kesempatan menjadi lebih baik akan terus ada asalkan setiap tenaga kerjanya mau bergotong royong untuk kerja sesuai dengan aturan, terbuka, disiplin dan tentunya mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Selain itu, perubahan baik itu juga akan terwujud bila banyak pihak yang mendukung.

Sejarah Surat Kabar di Indonesia

Sejarah Surat Kabar di Indonesia

Sejarah Surat Kabar di Indonesia – Sebuah surat kabar bernama Bintang-Barat yang diterbitkan di Batavia (sekarang Jakarta) pada tahun 1871 dipajang di dinding Bentara Budaya, sebuah ruang pameran di Yogyakarta. Di halaman depan surat kabar, yang sudah menguning, kita bisa melihat jadwal keberangkatan kapal-kapal yang berlayar dari dan ke Hindia Belanda sepanjang Mei 1871.

Bintang-Barat adalah surat kabar tertua yang dipajang di majalah dan pameran surat kabar lama, yang dijadwalkan berlangsung dari 3 hingga 11 Juli. Bersama-sama diselenggarakan oleh Bentara Budaya dan surat kabar nasional Kompas, pameran ini menampilkan lusinan surat kabar dan majalah yang diterbitkan di Indonesia dari 1871 hingga 1972, yang semuanya menggunakan ortografi Indonesia kuno.

Salah satu majalah yang ditampilkan adalah Varia, yang diterbitkan pada 18 September 1963. Dari majalah tersebut, pembaca dapat mengetahui bahwa pembangunan Monumen Nasional (Monas), landmark bersejarah di Jakarta, didanai oleh publik. Varia mengumumkan bahwa dengan membeli majalah tersebut, yang dijual dengan harga Rp 54,50 (kurang dari 1 sen AS) di Jawa dan Rp 59,50 di luar Jawa, pembaca akan berkontribusi pada pengembangan monumen tersebut. slot

Sejarah Surat Kabar di Indonesia

Kurator pameran, Hermanu, mengatakan bahwa surat kabar dan majalah tua memberi orang Indonesia pengetahuan yang tak ternilai tentang sejarah negara. Mereka berkontribusi besar bagi pengetahuan orang-orang di berbagai bidang, seperti politik, agama, korupsi, perang, dan iklan.

“Surat kabar dan majalah yang diterbitkan di era lama selalu memberi informasi kepada pembaca tentang peristiwa penting yang terjadi setiap hari,” kata Hermanu.

Pengamat budaya Sindhunata mengatakan sebuah surat kabar yang telah dibaca mungkin berakhir di tempat sampah atau digunakan oleh pedagang kaki lima untuk mengepak kacang. Tetapi 100 tahun kemudian, itu bisa menjadi dokumen sejarah yang sangat penting, tambahnya.

“Surat kabar dan majalah yang merekam peristiwa sehari-hari mungkin tidak tampak istimewa tetapi pada kenyataannya mereka bisa menjadi dokumen sejarah yang sangat mengesankan,” kata Sindhunata.

Sebagian besar majalah dan surat kabar tua yang dipajang di pameran milik Haris Kertoraharjo, seorang kontraktor yang juga seorang kolektor barang antik. Di masa lalu, banyak majalah dan surat kabar menulis tentang hal-hal sensitif, ia menambahkan.

“Sebelum almarhum mantan presiden Soekarno digulingkan, laporan berita di majalah dan surat kabar sama seperti laporan berita yang diterbitkan saat ini tentang Ahok [mantan gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama]. Soekarno selalu terpojok, ”kata Haris.

Pameran dibuka oleh Budi Ubrux, seorang seniman yang telah menciptakan banyak instalasi seni yang selalu memasukkan koran sebagai salah satu komponennya. Dalam pesan singkatnya, Budi mengatakan pameran itu sangat penting bagi generasi muda.

“Koran dan majalah adalah tonggak sejarah peradaban manusia,” kata Budi.

Komunitas literasi yang dikelola oleh Bandung Mawardi dari Colomadu, Surakarta, juga terlibat dalam pameran ini.

Pada hari Sabtu, mahasiswa diundang ke pameran untuk belajar mengabadikan momen bukan dengan menggunakan kamera tetapi dengan menggunakan kata-kata.

Pada awal 2000-an, Republik Indonesia (RI) adalah situs yang menarik untuk mempelajari status pers saat ini di negara yang beragam, dinamis, urbanisasi cepat, dan berpenduduk padat: interaksi antara pers dan kekuatan politik, perubahan ekonomi, dan, pada awal abad kedua puluh satu, perubahan besar dalam peran, harapan, dan situasi pers.

Tiga puluh tahun yang lalu Indonesia harus mengimpor berita-cetaknya; pajak berat, itu menguras mata uang asing yang langka, menaikkan harga surat kabar. Pada 2002 beberapa perusahaan pulp dan kertas terkemuka di dunia mengekspor kertas dari Indonesia. Sampai awal apa yang dikenal sebagai era reformasi (reformasi), dimulai dengan pengunduran diri Presiden Suharto pada tahun 1998, kekuatan pemerintah yang kuat dipandang sebagai pembatasan terbesar terhadap pers. Namun, pada tahun 2002, ancaman yang dirasakan berasal dari sumber yang berbeda. Pada tahun 2001 dan 2002, kekerasan terhadap dan intimidasi pers dilakukan oleh penjahat dan massa sebagai reaksi atas apa yang dipublikasikan.

Surat kabar lokal, baik pers kota maupun kota kecil, telah lama menjadi forum yang dapat diakses oleh para penulis muda, termasuk mahasiswa, yang menerbitkan cerita pendek mereka sendiri dan artikel utama yang telah diteliti oleh pers asing. Tidak seperti kebanyakan surat kabar barat, surat kabar Indonesia secara teratur menerbitkan fiksi pendek. Selain itu, meskipun budaya Indonesia sering dicirikan sebagai budaya dominan lisan, lebih selaras dengan suara wayang (teater boneka), seorang pengemudi becak (becak) di Yogyakarta kemungkinan besar terlihat duduk di kendaraannya membaca koran lokal menggunakan itu untuk payung dadakan. Dia mungkin, pada kenyataannya, pergi dengan setengah lusin pengemudi sesama untuk secara teratur mengambil koran. Surat kabar telah dan tetap menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari bagi banyak orang; kata yang dicetak dipenuhi dengan mistik dan otoritas.

Sejarah Surat Kabar di Indonesia

Dalam salah satu novel hebat Indonesia, seorang jurnalis ditampilkan sebagai tokoh utama. Bumi Manusia ini, oleh Pramoedya Ananta Toer, didasarkan, bersama dengan tiga novel lain dalam seri ini, pada kehidupan seorang jurnalis pelopor Indonesia, Tirto Adi Suryo. Tirto Adi Suryo, seorang tokoh utama kebangkitan nasional Indonesia, membantu menentukan kerangka bahasa bangsa yang baru. Pramoedya pertama kali menceritakan kisah itu kepada sesama tahanan selama bertahun-tahun penahanannya, kemudian ia menuliskannya secara rahasia.

Belanda mendirikan surat kabar pertama pada akhir abad kedelapan belas. Sebagian besar publikasi sedikit peduli dengan acara lokal, tetapi menerbitkan berita yang mereka terima dari Eropa. Pada tahun 1816, tahun ketika Belanda mengambil alih sekali lagi setelah interregnum singkat oleh Inggris, surat kabar umum lokal pertama didirikan, Bataviasche Courant. Nama diubah menjadi Javasche Courant tidak lama kemudian, dan surat kabar ini diterbitkan terus menerus sampai pendudukan Jepang pada tahun 1942.

Pada pertengahan abad ke-19, sekitar 30 surat kabar Belanda diterbitkan di pulau-pulau, sebagian besar di Jakarta, tetapi juga De Locomotief di Semarang, Mataram di Yogyakarta, dan De Preanger Bode di Bandung.

Majalah Indonesia pertama kali terbit pada pertengahan tahun 1800-an. Sebuah majalah dalam bahasa Jawa, Bromartani, mulai terbit pada tahun 1855. Sebuah surat kabar dalam bahasa Melayu bernama Soerat Kabar Bahasa Melajoe mulai diterbitkan di Surabaya pada tahun 1856. Keduanya dibiayai oleh Belanda.

Koran Indonesia pertama yang sepenuhnya, Medan Prijaji (Resmi), mulai diterbitkan pada tahun 1907. Koran lain pada awal abad ini adalah Darmo-Kondo (Surakarta, Jawa), Sinar Hindia (Semarang, Jawa), Oetoesan Hindia (Surabaya, Jawa) ), Kalimantan Oetoesan (Pontianak, Kalimantan), Benih Mardika (Medan, Sumatra), dan Tjaja-Soematra (Padang, Sumatra). Sirkulasinya kecil, seperti yang diperkirakan di mana hanya lima persen dari populasi melek huruf di Indonesia, dan hanya ada sedikit iklan. Namun, surat kabar awal ini menjadi instrumen komunikasi di antara gerakan nasionalis awal dan menembakkan api yang diciptakan oleh gerakan Budi Utomo yang didirikan pada tahun 1908. Budi Utomo (High Endeavour) pada awalnya mempromosikan nilai-nilai budaya Jawa dan mendorong akses ke pendidikan gaya Barat. Seiring berjalannya waktu, itu menjadi lebih politis, mempromosikan semangat nasionalis.

Sekitar waktu yang sama, bisnis penerbitan berkembang di komunitas Cina-Indonesia. Beberapa surat kabar yang paling terkenal adalah Sin Po (Jakarta, 1910), yang pernah beredar 10.000 kali; Ik Po (Surakarta, 1904); dan Tjhoen Tjhiou (Surabaya, 1914). Surat kabar lain yang berbasis di Surabaya, Sin Tit Po, dianggap sebagai pemimpin dalam gerakan nasionalis. Sebagian besar makalah ini diterbitkan dalam bahasa Melayu Batavia, bahasa Melayu yang dipengaruhi oleh dialek Cina Hokkien. Ik Po, bagaimanapun, menggunakan karakter Cina.

Ketika Jepang menginvasi pulau-pulau itu pada tahun 1942, semua surat kabar Belanda dan sebagian besar Indonesia dilarang. Pemerintah militer mendirikan beberapa surat kabar, termasuk Djawa Shinbun di Jakarta dan Sinar Matahari di Yogyakarta. Sebuah pers bawah tanah bermunculan, Merah Putih di Surakarta menjadi salah satu publikasi paling terkenal.

Kisah kebangkitan kesadaran nasional tidak dapat dipisahkan dari sejarah pers. Jurnalis dan nasionalis berhubungan erat; seringkali mereka satu dan sama. Pada awal 2000-an, sebuah mitologi tetap hidup yang mengidentifikasi jurnalis dengan perjuangan, sebagai aktor dalam perjuangan (pers perjuangan). Mitos ini berkonfrontasi langsung dengan kenyataan baru: jurnalis muda yang merupakan generasi pertama dari borjuis kecil perkotaan yang telah makmur di Orde Baru diidentifikasi dengan lingkungan konsumeris yang berkembang di Indonesia perkotaan, bukan dengan gagasan perlawanan.

Perusahaan Berita Top Dunia

Perusahaan Berita Top Dunia

Perusahaan Berita Top Dunia – Dunia bergerak dalam berita, dari keputusan berdasarkan liputan pasar keuangan dan perkembangan politik hingga keputusan berdasarkan berita lokal atau laporan cuaca, berita tersebut memengaruhi kehidupan kita secara langsung dan tidak langsung. Berita tersedia dan diakses dalam berbagai format: digital (konten berita online), cetak (koran dan majalah), dan penyiaran (TV dan radio).

Jangkauan pemirsa adalah parameter penting ketika menilai potensi bisnis perusahaan berita. Namun, perlu diingat bahwa perusahaan berita semakin banyak melakukan diversifikasi dengan berinvestasi di bisnis yang tidak terkait dengan berita yang mungkin mencakup perangkat lunak, analisis data, dan layanan real estat. Investor yang mencari investasi di perusahaan hanya-berita harus hati-hati mempelajari bisnis keseluruhan perusahaan untuk memastikan bahwa operasinya sesuai dengan profil investasi yang diinginkan. slotonline

Berikut adalah beberapa perusahaan berita top dunia, yang diatur dalam urutan menurun dari angka kapitalisasi pasar yang tersedia pada November 2018.

1) News Corp.

Market cap: $ 7,48 miliar

Perusahaan Berita Top Dunia

News Corp (NWS) adalah perusahaan layanan informasi dan media yang beragam. Itu dibentuk ketika Rupert Murdoch membagi News Corporation menjadi dua entitas: News Corp dan 21st Century Fox. Berfokus pada layanan berita dan informasi, News Corp memiliki empat segmen tambahan: Pemrograman Jaringan Kabel, Layanan Real Estat Digital, Penerbitan Buku, dan Lainnya (yang mencakup layanan televisi berbayar, penerbitan buku, dan layanan online lainnya). Merek-merek terkenalnya termasuk The Times, Dow Jones, The Wall Street Journal, The Sun, Herald Sun, Penerbit HarperCollins, dan FOX Sports.

2) The New York Times Company

Market cap: $ 4,21 miliar

The New York Times Company adalah perusahaan media yang fokus menciptakan, mengumpulkan, dan mendistribusikan berita dan informasi. Bisnis utama Perusahaan terdiri dari mendistribusikan konten yang dihasilkan oleh ruang redaksi melalui platform cetak, Web, dan seluler. Selain itu, ia mendistribusikan konten yang dipilih pada platform pihak ketiga. Perusahaan meliputi surat kabar, produk dan investasi cetak dan digital. Bisnis Perusahaan termasuk surat kabar, seperti The New York Times (The Times); Situs web, termasuk NYTimes.com; aplikasi mobile, termasuk aplikasi berita The Times, serta aplikasi spesifik minat, seperti NYT Cooking, Crossword dan lainnya, dan bisnis terkait, seperti divisi layanan berita The Times, ulasan produk dan rekomendasi Situs Web The Wirecutter dan The Sweethome, digital distribusi arsip, NYT Live (bisnis acara langsungnya) dan produk dan layanan lainnya di bawah merek The Times.

Pemilik merek terkenal seperti The New York Times (NYT), The New York Times International Edition dan NYTimes.com, The New York Times Company adalah perusahaan media global yang berakar pada jurnalisme yang memiliki dan mengoperasikan platform digital sendiri.

3) Tribune Media Co.

Market cap: $ 3,39 miliar

Tribune Media (TRCO) adalah perusahaan penyiaran dengan saluran televisi dan digital yang menyediakan program berita, hiburan, dan olahraga. Ia memiliki dan mengoperasikan lebih dari 40 stasiun TV, dan WGN America-nya saja mencapai lebih dari 80 juta rumah tangga. Perusahaan juga melakukan investasi strategis dalam bisnis media lainnya, termasuk TV Food Network, Classified Ventures, dan Mashable.

4) Daily Mail and General Trust plc

Market cap: $ 2,82 miliar

Daily Mail and General Trust (DMGT) adalah perusahaan yang berbasis di Inggris yang didirikan pada tahun 1922 dan terdaftar di London Stock Exchange. Itu memiliki surat kabar dan stasiun televisi dan radio. Ini memiliki kehadiran yang signifikan secara global melalui anak perusahaannya DMG World Events dan Informasi DMG. Ini juga beroperasi dalam analisis data, informasi, dan hiburan.

5) E. W. Scripps

Market cap: $ 1,38 miliar

E.W. Scripps (SSP) adalah grup media besar yang didirikan pada 1878. Ia mengoperasikan stasiun TV, surat kabar, dan situs media digital lokal dan nasional. Bisnisnya dibagi menjadi tiga aliran: televisi, surat kabar dan sindikasi konten, dan lainnya, termasuk Scripps Spelling Bee Nasional. Perusahaan Scripps E.W. memajukan pemahaman dunia melalui jurnalisme. Sebagai pemilik stasiun TV independen terbesar keempat di negara itu, Scripps mengoperasikan 60 stasiun televisi di 42 pasar. Scripps memberdayakan konsumen berita generasi berikutnya dengan jaringan berita multiplatform Newsy dan menjangkau pemirsa yang terus bertambah melalui jaringan siaran termasuk Bounce dan Court TV. Membentuk masa depan penceritaan melalui audio digital, Scripps memiliki perusahaan podcast teratas Stitcher dan Triton, pemimpin global dalam layanan teknologi dan pengukuran. Scripps mengelola ruang berita pelaporan investigasi pemenang penghargaan di Washington, D.C., dan merupakan pelayan lama dari Scripps National Spelling Bee. Didirikan pada tahun 1878, Scripps telah berpegang selama beberapa dekade pada moto, ” Give light and the people will find their own way.”

6) Gannett Co. Inc.

Market cap: $ 1,12 miliar

Gannett (GCI) adalah perusahaan berita dan informasi media yang beragam yang beroperasi dalam penyiaran, penerbitan, dan digital. Merek paling terkenal yang dimiliki perusahaan adalah USA Today. Segmen penyiarannya menjalankan 43 stasiun TV; segmen penerbitannya menyediakan konten harian melalui lebih dari 80 publikasi harian dan lebih dari 400 publikasi lokal non-harian; dan segmen digitalnya mencakup konten melalui platform digital, layanan pemasaran digital, dan solusi perangkat lunak SDM online.

7) Daily Journal Corporation

Market cap: $ 325,86 juta

Daily Journal Corporation menerbitkan surat kabar dan situs web yang meliput California dan Arizona. Perusahaan juga menghasilkan beberapa layanan informasi khusus. Tambahan. Daily Journal berfungsi sebagai perwakilan surat kabar yang mengkhususkan diri dalam iklan pemberitahuan publik. Daily Journal (DJCO) beroperasi sebagai penyedia layanan informasi melalui media cetak dan digital, terutama di California dan Arizona. Merek-merek terkenal termasuk The Los Angeles Daily Journal, Perdagangan Harian, The San Francisco Daily Journal, The Daily Recorder, The Inter-City Express, The Orange County Reporter, Business Journal dan The Record Reporter.

8) A. H. Belo Corporation

Market cap: $ 98,83 juta

Perusahaan Berita Top Dunia

A. H. Belo (AHC) berfokus pada surat kabar lokal, termasuk The Dallas Morning News, The Providence Journal, dan The Denton Record-Chronicle. Perusahaan ini juga memiliki publikasi khusus audiens. Dari awalnya sebagai perusahaan surat kabar Texas pada tahun 1842, A. H. Belo telah makmur karena hubungannya dengan audiensnya. Hubungan erat A. H. Belo komunitas, reputasi jurnalistik yang kuat, dan fokus regional yang kuat telah dipupuk dan diperluas dari waktu ke waktu, menghasilkan merek media yang kuat dan peluang bisnis yang tidak mudah ditiru oleh pesaing.

9) McClatchy Company

Market cap: $ 54,58 juta

Perusahaan McClatchy menerbitkan surat kabar harian dan non-harian yang terletak di negara-negara pantai barat, Carolina Utara dan Selatan, dan Minnesota. Perusahaan juga memiliki dan mengoperasikan bisnis terkait media lainnya, termasuk operasi penerbitan online nasional, serta perusahaan pemasaran surat kabar nasional. Perusahaan McClatchy (MNI) memiliki 30 surat kabar harian, surat kabar non-harian, portal web, dan publikasi digital yang mencakup layanan iklan di 29 pasar di Amerika Serikat. Kepemilikan mereka termasuk (Fort Worth) Star-Telegram, The Sacramento Bee, The Kansas City Star, Miami Herald, The Charlotte Observer, dan The (Raleigh) News & Observer.

Tren Menikmati Alternatif Hiburan pada Televisi Berbayar dan Rekomendasi Televisi Berbayar

Tren Menikmati Alternatif Hiburan pada Televisi Berbayar dan Rekomendasi Televisi Berbayar – Bosan dengan acara TV yang itu-itu saja? Mungkin telah saatnya bagi kamu untuk mulai melirik TV berbayar. Mengapa TV berbayar? Karena ia menyediakan tayangan-tayangan yang tidak dihadirkan oleh channel biasa. Akan tetapi sebelum kamu berlangganan TV berbayar, simak dulu tips dari BP-Guide agar tidak salah memilih.

– Tren Mempunyai TV Berbayar atau TV Kabel di Rumah Semakin Diminati Masyarakat

Perkembangan teknologi telah menyentuh berbagai sendi kehidupan kita. Salah satunya yaitu hadirnya layanan TV berbayar. Melalui TV berbayar tersebut kita bisa berlangganan untuk menonton bukan hanya siaran lokal dan nasional namun juga siaran TV internasional.

Tren Menikmati Alternatif Hiburan pada Televisi Berbayar dan Rekomendasi Televisi Berbayar

TV berbayar atau yang sering disebut sebagai TV kabel saat ini sudah makin banyak diminati masyarakat kita. Bukan cuma masyarakat perkotaan, mereka yang di pelosok pun begitu menggemari aneka channel yang dihadirkan pada TV kabel. slot online

Salah satu yang menyebabkan masyarakat menyukai layanan TV berbayar adalah karena biaya yang dikeluarkan juga tergolong terjangkau. Kalau dihitung, bahkan hanya selisih sedikit dengan besarnya biaya pulsa yang harus dikeluarkan tiap bulan.

– Kenaikan Jumlah Pelanggan TV Berbayar Dikarenakan oleh Pergeseran Selera Masyarakat

TV kabel merupakan sebuah jasa penyiaran saluran televisi yuntuk masyarakat yang bersedia membayar secara berkala. Umumnya memakai sistem digital atau analog dengan memakai satelit sebagai medianya.

Tren Menikmati Alternatif Hiburan pada Televisi Berbayar dan Rekomendasi Televisi Berbayar

Jumlah pengguna televisi berbayar saat ini juga terus bertambah. Sesudah diteliti, penyebabnya adalah karena masyarakat sudah makin bosan dengan tayangan program Indonesia yang itu-itu saja. Berbagai tayangan saat ini sudah semakin tak bermanfaat bahkan kesannya begitu tak berkualitas. Maka dari itu, TV kabel hadir mengisi celah kebosanan masyarakat akan acara yang sudah umum. Mereka bisa memilih channel seperti apa yang diinginkan dan membayar sesuai kesepakatan.

Tips Memilih TV Berbayar

– Cari Tahu Provider TV

Sebelum memilih TV berbayar, kamu wajib tahu nih beberapa hal soal TV berbayar. Pertama, cari tahu provider televisinya. Ini untuk mengetahui reputasi layanan TV berbayar tersebut. Jangan sampai kamu kecewa dengan yang sudah kamu pilih dan akhirnya berhenti berlangganan di tengah jalan karena kecewa.

Kamu bisa menanyakan pada orang terdekat yang mungkin sudah memakai layanan TV serupa. Kamu pun dapat mencari review di internet dan berbagai sosial media. Kumpulkan pro dan kontra yang kamu dapatkan lalu pertimbangkan layanan mana yang akan kamu gunakan. Ini akan membuat kamu lebih mudah memilih layanan yang kamu inginkan.

– Fitur

Ketika mencari layanan TV kabel, kamu patut lebih teliti sebelum memutuskan untuk memasangnya. Contohnya saja dari segi fitur yang mereka tawarkan. Dapat dari fitur ketajaman gambar, internet, hingga fitur channel yang bisa diakses dari gadget jika ada.

Umumnya tiap perusahaan TV kabel akan memberikan aneka fitur selain channel TV. Ada yang menggabungkan layanan channel TV dengan layanan telpon. Ada juga yang menggabungkan layanan channel TV dengan sistem penyimpanan informasi mereka sendiri. Pilihlah sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kamu ya.

– Pelajari Paket Channel yang Ditawarkan

Tidak boleh ragu untuk menanyakan paket channel yang ditawarkan oleh TV kabel. Bila kurang cocok kamu bisa berpindah ke TV kabel lainnya. Upayakan kamu memilih layanan yang menyediakan aneka channel yang memang kamu butuhkan dan sesuai dengan kebutuhan kamu.

Misalnya saja di rumah kamu ada anak kecil yang belum cukup umur, maka kamu bisa mencari layanan TV kabel yang sudah memiliki kanal edukatif dan kanal khusus anak.

– Promo

Tak ada salahnya jika kamu ingin memanfaatkan promo yang ada dan ditawarkan oleh perusahaan TV kabel. Misalnya di awal pemasangan mereka menawarkan promo dengan harga yang lebih murah. Kamu bisa mengambil kesempatan tersebut untuk lebih berhemat.

Namun, perhatikan pula paket yang kamu pilih. Kebanyakan promo hanya murah di awal dan memiliki tambahan channel di awal. Kemudian selanjutnya biasanya harganya normal dan channel-nya lebih sedikit. Untuk itu kamu harus lebih teliti memeriksa promo yang ditawarkan ya.

8 Rekomendasi Televisi Berbayar yang Bisa Kamu Gunakan

– MNC Vision

Tren Menikmati Alternatif Hiburan pada Televisi Berbayar dan Rekomendasi Televisi Berbayar

Televisi berbayar pertama yang bisa kamu gunakan adalah MNC Vision. Ketahanan televisi berbayar yang satu ini begitu luar biasa dalam segala kondisi cuaca di negara tropis karena menggunakan satelit frekuensi S-Band.

Paket-paket yang ditawarkan adalah Paket SUPER GALAXY (99 Channel) dengan biaya langganan Rp 279.900/bulan, paket GALAXY dengan biaya Rp 209.900/bulan, paket VENUS (80 Channel) dengan biaya Rp 179.900/bulan, paket GOLD (74 Channel) dengan biaya Rp 149.900/bulan, paket SILVER (56 Channel) dengan biaya Rp 109.900/bulan

– Oke Vision

Lanjut ke rekomendasi berikutnya, ada Oke Vision yang bisa kamu lirik. Dirilis pada November tahun 2008, Oke Vision kini sudah bisa dinikmati oleh seluruh keluarga di Tanah Air. Merupakan versi sederhana dari Indovision, layanan ini dinaungi perusahaan MNC Play.

Target pasar dari Okevision adalah mereka yang gemar menonton aneka film. Mereka bertekad untuk memberikan pengalaman menonton film yang seru dengan harga yang terjangkau. Ada berbagai paket yang bisa dicoba. Dari paket basic 70 channel yang harganya Rp 149.900 per bulan, Soccer plus yang harganya Rp 95.000 per bulan atau bahkan Studio 1 hingga Studio 7 yang masing-masing memiliki jumlah channel tersendiri dan biaya yang berkisar antara Rp 20.000 hingga 139.000 per bulan.

– IndiHome

Indonesia Digital Home lebih dikenal dengan IndiHome dan merupakan layanan komunikasi data multimedia yang lengkap dari PT. Telekomunikasi Indonesia. Telah dirilis pada tahun 2015 lalu, Telkom menggaet beberapa perusahaan teknologi telekomunikasi informasi untuk membangun rumah dengan konsep digital.

Ada paket 3 in 1 yang ditawarkan oleh Telkom. Ini merupakan layanan telepon rumah, Internet dan juga layanan televisi interaktif. Selain itu ada juga layanan tambahan yang bisa dipilih oleh pelanggan sesuai dengan keinginan. Harga dari daftar paketnya mulai dari Rp 380.000.

– Nex Media

PT. Mediatama Anugrah Citra atau yang dikenal sebagai Nex Media didirikan oleh Dian Khrisna Mukti. Dirilis 23 November 2011, perusahaan ini dioperasikan oleh Surya Citra Media. Ada aneka pilihan program disajikan melalui Nexmedia. Kamu bisa menikmati bioskop sinema, olahraga, acara anak, hingga berita dan lainnya.

Nex Media juga dikenal sebagai saluran TV berbayar yang paling banyak menyiarkan pertandingan bola. Menggaet perusahaan telekomunikasi Indosat Ooredoo, layanan TV berbayar ini juga memiliki internet berkecepatan tinggi. Kamu bisa mencoba paket basic yang memiliki 30 channel dengan biaya Rp 184.000 per bulan.

– K-Vision

K-Vision bisa juga nih kamu lirik sebagai salah satu layanan TV berbayar andalan. Merupakan layanan yang dibuat Kelompok Kompas Gramedia milik konglomerat media Jacob Oetama, K Vision hadir dengan dua produk yaitu Cartenz dan Bromo. Bagi Cartenz memakai satelit Measat 3 A dengan Frekuensi Ku Band. Sementara untuk Bromo memakai Satelit Palapa dengan Frekuensi C Band.

Walau tidak menawarkan terlalu banyak channel, namun harganya cukup terjangkau. Kamu bisa memilih paket Komplit berisi 27 channel dengan harga Rp 150.000 per bulannya.

Acara TV Jadul yang Sukses Bikin Anda Bernostalgia dan Momen Tak Terlupakan

Acara TV Jadul yang Sukses Bikin Anda Bernostalgia dan Momen Tak Terlupakan – Anda termasuk generasi yang lahir di tahun 1970-an sampai 1990-an? Anda merupakan generasi paling beruntung karena mengalami berbagai zaman teknologi, termasuk teknologi televisi yang selalu berkembang dari tahun ke tahun. Nah, terdapat momen yang Anda rindukan dari televisi zaman old? Yuk, kita nostalgia bersama.

TV menjadi Teman Baik Masyarakat untuk Mendapatkan Informasi. Bahkan Sejak Zaman Jebot, Lho! slot online

Acara TV Jadul yang Sukses Bikin Anda Bernostalgia dan Momen Tak Terlupakan

TV adalah sumber informasi yang paling populer di dunia, termasuk juga di Indonesia. Tidak hanya untuk mendapatkan informasi, TV juga menyuguhkan hiburan, edukasi, dan lain sebagainya. Nayatanya tradisi menonton TV ini tidak hanya terjadi pada masa sekarang. Sejak zaman dahulu ketika TV telah ditemukan dan dipasarkan, TV telah menjadi sumber informasi yang sangat digemari.

Acara TV Jadul Sukses Memberikan Nostalgia Manis :

1. Doraemon

Acara TV Jadul yang Sukses Bikin Anda Bernostalgia dan Momen Tak Terlupakan

Doraemon merupakan serial kartun dari Jepang yang digemari oleh anak-anak Indonesia dari dulu hingga sekarang. Bahkan tidak jarang orang-orang dewasa yang masih juga rutin menonton Doraemon.

Doraemon adalah kisah yang dikarang oleh Fujiko F. Fujio yang menceritakan tentang seorang anak lemah dan pemalas kelas 5 SD yang bernama Nobi Nobita. Kemudian hadirlah robot dari masa depan yang bernama Doraemon untuk membantu Nobita. Hal yang paling membekas setelah menonton serial kartun ini adalah penggunaan peralatan “Pintu Kemana Saja” dan “Baling-Baling Bambu” milik Doraemon.

2. Keluarga Cemara

Keluarga Cemara merupakan serial yang sangat populer pada masanya. Serial ini menceritakan tentang keluarga sederhana, Abah sorang tukang becak dan Emak yang bekerja sebagai pembuat opak. Mereka memiliki anak yang bernama Euis, Ara, dan Agil yang membantu Emak berjualan opak atau membantu mencarikan penumpang untuk Abah. Cerita ini sangat sederhana namun memiliki makna yang mendalam, bahwa bahagia itu sangat sederhana.

3. Wiro Sableng

Wiro Sableng adalah pendekar yang menjadi idola anak-anak pada era 90-an. Pendekar sakti yang sedikit gila ini terkenal dengan nama Pendekar 212. Kisah Wiro Sableng ini diangkat dari novel karya Bastian Tito. Hal yang membekas dari film Wiro Sableng adalah Kapak Naga Geni 212 yang menjadi senjata andalan dari Wiro dan Sinto Gendeng yang menjadikan Wiro Sableng menjadi sangat kuat dan sableng.

4. Famili 100

“Survei membuktikan….” sepenggal kalimat itu tentu sangat membekas di ingatan Anda. Mendengar kata-kata tersebut, Anda pasti langsung teringat dengan Sony Tulung dan kuis Famili 100. Kuis ini sangat berjaya pada masanya.

Hal ini membuktikan pada tahun 1996, kuis Famili 100 telah mencapai 2.500 episode. Kuis yang sangat populer pada masanya ini diadaptasi dari kuis Family Feud dan Family Fortunes dengan konsep pertarungan dua keluarga yang harus menebak jawaban dari survei 100 orang.

5. Dunia Dalam Berita

Dunia Dalam Berita adalah program berita legendaris yang mengabarkan berita internasional. Program berita yang berdurasi hanya 30 menit ini disiarkan oleh stasiun TVRI sejak tanggal 20 Juli 1973. Jam penayangannya adalah pukul 23:00 WIB yang disiarkan pada hari Senin sampai Jumat. Disayangkan, program ini tidak ditayangkan lagi setelah 30 Juli 2000 karena buruknya peringkat jumlah penonton. Namun, program berita ini bisa disaksikan lagi setiap pukul 9 malam.

Kenangan Apa yang Diingat Bersama TV Jadul?

Nonton Bareng Seisi Keluarga

Acara TV Jadul yang Sukses Bikin Anda Bernostalgia dan Momen Tak Terlupakan

Karena televisi menjadi hal yang sangat penting pada zaman dahulu, sehingga momen-momen nonton bareng sekeluarga selalu ada. Hal inilah yang sangat terkenang pada TV jadul. Karena sekarang momen-momen nonton bersama sudah jarang sekali terjadi. Bagi generasi zaman dulu, apa pun acara TV-nya, semuanya sangatlah menarik.

Ada Semutnya!

Generasi masa lalu sering sekali menonton bintik-bintik hitam atau biasa disebut semut-semut yang berkeliaran di layar TV. Hal ini dikarenakan belum adanya teknologi untuk menjernihkan gambar di layar TV. Sehingga gambar menjadi buram dan penuh bintik-bintik.

Akan tetapi hal ini menjadi kenangan, karena pada TV zaman sekarang sulit sekali ditemukan semut-semut tersebut. Alasan yang lain dari TV yang bersemut tersebut adalah karena TV sudah tua, cepat panas, dan cuaca yang buruk.

Aki untuk Menyalakan TV

Berbeda dengan era sekarang yang menggunakan listrik, TV zaman dahulu menggunakan tenaga aki untuk dapat menyala. Perihal yang begitu menyenangkan dari TV jadul adalah walaupun mati lampu, keluarga masih bisa menonton TV. Sayangnya ketika aki habis, membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat digunakan untuk menghidupkan TV.

Hari Minggu Waktunya Anak-anak

Hari Minggu merupakan hari yang paling ditunggu oleh anak-anak pada zaman dahulu. Bagaimana tidak, setiap stasiun TV menyiarkan kartun-kartun yang sangat disukai oleh anak-anak. Bahkan anak-anak akan setia di depan TV hingga sore karena acara hiburan untuk anak-anak pada hari Minggu tidak ada habis-habisnya. Oleh sebab itulah hari Minggu bagi anak-anak zaman dahulu adalah surga dan selalu mereka tunggu-tunggu.

Rajin mengikuti siaran ‘Dunia dalam Berita’ TVRI

Acara khas ‘Dunia dalam Berita’ menjadi ladang ilmu yang pasti semua generasi masa lalu pernah menontonnya. Mungkin ada yang merasa bosan dengan acara berita tersebut, namun tak sedikit juga yang serius melihat berita-berita yang ditayangkan oleh TVRI.

Dari acara berita tersebut, generasi 80-90an bisa tahu dengan berita-berita aktual di ibukota bahkan dunia meski tinggal di daerah pelosok sekalipun. Meskipun beritanya sudah terjadi beberapa pekan yang lalu, menonton ‘Dunia dalam Berita’ seolah membuka jendela dunia.

Pukul-pukul TV jika tayangan tak jelas

Entah karena televisi sedang dalam masa perbaikan atau memang sudah tua, sesekali gambar yang ditampilkan di permukaan televisi biasanya akan buyar dan kurang jelas. Selain gambar yang hanya menampilkan ‘semut-semut pesta’, suara yang keluar pun terdengar seperti sekawanan lebah yang mengerubungi madu. Untuk mengatasinya, biasanya orang-orang zaman dulu biasanya akan mengetok-ngetok bagian atas televisi dengan perlahan. Ajaibnya, hanya dengan beberapa kali ketokan, tayangan televisi biasanya akan menampilkan gambar yang jelas kembali.

Nonton TV dalam satu rumah bersama anak sekampung

Karena dalam satu kampung yang memiliki televisi hanya 1-2 kepala keluarga, biasanya pada waktu-waktu tertentu, salah satu rumah yang memiliki televisi biasanya akan padat dipenuhi anak-anak dan remaja yang ikut ‘nebeng’ nonton televisi.

Ruang keluarga yang sempit masih harus disesaki anak-anak yang berderet di pintu depan sembari melongok-longok kepalanya kesana-kemari. Bagi generasi zaman dulu, acara televisi apa pun merupakan sebuah hal yang menarik karena menampilkan sebuah ‘keajaiban’ berupa gambar yang bersuara dan bergerak-gerak.

Walaupun sederhana dengan acara-acara yang terbatas, generasi masa lalu tetap dapat bisa menikmati tayangan-tayangan dari siaran televisi yang cukup menghibur. Generasi millennials yang hidup di zaman serba bebas seperti sekarang ini harus bisa menyeleksi dan memfilter acara-acara yang mendidik dan memberikan pengaruh yang positif dalam kehidupan.

Deretan Televisi Termahal di Dunia dengan Harga dan Ukuran Fantastis

Deretan Televisi Termahal di Dunia dengan Harga dan Ukuran Fantastis – Televisi jadi salah satu alat elektronik yang banyak dimiliki orang sebagai media hiburan. Mulai dari menyaksikan tayangan kesayangan hingga berselancar di dunia maya, kini bisa dilakukan dengan televisi bersistem canggih. Namun, ternyata bukan hanya itu saja inovasi dari para produsen televisi. Tak cuma sekadar melengkapi dengan sistem yang canggih, berikut televisi dengan desain mewah serta harga yang bisa bikin geleng-geleng kepala.

Sekarang Zaman Sudah Berubah, Setiap Hari Teknologi Baru Diluncurkan

Teknologi memang tak pernah berhenti berkembang. Berbagai hasil perkembangan teknologi bisa mengubah masa depan dan akan membuat aspek kehidupan manusia jadi lebih mudah. Hasil teknologi terkini pastinya akan berpengaruh pada semua sendi kehidupan. idnslot

Deretan Televisi Termahal di Dunia dengan Harga dan Ukuran Fantastis

Setiap zaman berubah maka pasti ada banyak teknologi baru yang diluncurkan. Misalnya saja dalam hal teknologi komunikasi, yang dulunya hanya ada berupa telepon rumah lalu berkembang menjadi handphone dan kini dikenal sebagai smartphone. Dan masih banyak lagi alat yang berubah dari masa ke masa berkat perkembangan teknologi yang makin mutakhir.

Salah Satu Teknologi yang Digemari adalah Televisi

Pesatnya teknologi masa kini membuat televisi yang hadir pun turut berinovasi. Dulunya televisi hanya bisa menyajikan gambar hitam putih saja. Seiring berkembangnya waktu, televisi mulai hadir dengan gambar yang berwarna. Lanjut kemudian, teknologi lainnya disematkan dalam televisi, mulai dari aneka slot untuk media sampai dengan pemakaian layar yang beragam.

TV yang memiliki ukuran fantastis pun kini sudah mulai dihadirkan. Menonton televisi dengan ukuran yang lebih besar tentu saja akan lebih memuaskan penglihatan kita.

Kini, Memiliki TV Tidak Hanya karena Ingin Memiliki Hiburan di Rumah, tetapi Juga Ingin Menunjukkan Status Sosial

Televisi merupakan sarana hiburan kita di rumah. Dengan televisi kita bisa menonton berbagai acara yang menghibur bersama keluarga. Kita juga bisa memperluas wawasan kita akan dunia luar lewat sebuah alat bernama televisi.

Saat ini televisi hadir bukan hanya sebagai sarana hiburan saja loh. Televisi juga bisa menunjukkan status sosial seseorang. Hal ini ditunjukkan dari pemilihan televisi yang kita beli. Makin besar dan makin canggih televisi yang kita beli, maka akan makin menegaskan tingkat kemapanan hidup kita.

Beberapa TV Paling Mahal di Dunia

– Panasonic 152-Inch Plasma TV

Deretan Televisi Termahal di Dunia dengan Harga dan Ukuran Fantastis

Anda yang menyukai kemegahan pasti menyukai aneka benda yang berukuran fantastis. Bagaimana dengan televisi yang ukuran layarnya fantastis, apakah Anda akan menyukainya juga?

Panasonic adalah sebuah merek yang menghadirkan televisi plasma Full HD terbesar di dunia. Brand elektronik ini menghadirkan televisi ukuran 152 inci yang memiliki resolusi 8,84 juta piksel yang sangat mengagumkan.

Televisi ini menggunakan teknologi efisiensi pencahayaan quadruple super efisien di mana bisa mencapai kecerahan yang sama dengan panel TV full HD pada umumnya. Saat ini memang pihak Panasonic masih tidak mengatakan bahwa pihaknya akan menyediakan televisi tersebut untuk dikomersilkan. Namun, mereka akan memasarkan model yang lebih kecil dengan harga kisaran Rp 11.724.810.000.

– C Seed 201

C Seed 201 juga tergolong sebagai televisi yang paling mahal di dunia. Memakai lebih dari 780.000 LED, televisi ini bisa menghasilkan 281 triliun warna siang dan malam. Menakjubkan, bahkan televisi ini berhasil menyabet juara untuk Penghargaan Red Dot yang dikenal sangat bergengsi.

Produk yang satu ini telah menjalin kerja sama dengan L Acoustic di mana mereka menyediakan sistem speaker terbuka yang dapat ditarik. Suara lebih menggelegar dan sangat memuaskan penonton televisinya. Televisi LED terbesar ini hadir dengan layar 201 inci. Kaya warna, televisi ini juga memiliki sudut pandang yang ultra lebar. Televisi ini dibanderol pada harga Rp 9.706.445.000.

– Sharp LB-1085 LCD TV

Sharp LB-1085 LCD TV memiliki ukuran 108 inci. Televisi ini memakai panel LCD dengan tiap incinya sangat berkualitas. Ukurannya yang super besar membuat gambar yang ditampilkan sangat dinamis dan lebih berkesan hidup.

Mempunyai resolusi full HD sehingga tak ada visual yang hilang. Dari teks yang halus sampai grafis yang rumit bisa sangat jernih terlihat. Sudut pandangnya adalah 176 derajat sehingga memungkinkan gambar di layar terlihat secara jelas dari sudut mana pun. Terdapat PC dan terminal AV sehingga televisi bisa terkoneksi dengan aneka peralatan seperti perekam HDTV hingga Blu ray Disc. Televisi tersebut hadir dengan harga perkiraan Rp 2.208.031.000.

– Stuart Hughes Prestige HD Supreme Rose Edition

Stuart Hughes Prestige HD Supreme Rose Edition bisa dibilang jadi satu dari banyak televisi termahal di dunia lainnya. Mempunyai layar 55 inci, televisi unik karena ada bahan emas 18 karat seberat 28 karat pada desainnya. Lebih mencengangkan lagi, bingkai televisi bertabur butiran berlian 1 karat.

Televisi yang dihadirkan Stuart Hughes memang selalu menarik perhatian. Seperti yang satu ini karena memiliki taburan berlian sebanyak 72 butir. Kombinasi dari berlian tersebut adalah batu kualitas prima seperti amethyst dan sunstone. Terlebih lagi ada juga bingkai dari kulit buaya yang dijahit tangan sehingga televisi ini makin berkesan luar biasa. Televisi ini dijual dengan harga Rp 31,329 miliar.

– Samsung UA110S9 110-inch TV

Deretan Televisi Termahal di Dunia dengan Harga dan Ukuran Fantastis

Samsung UA110S9 110-inch TV hadir dengan layar datar. Ukurannya yang besar dengan luas 110 inci dan layar 4K yang membuatnya berkesan sangat stylish. Televisi ini juga memiliki speaker rahasia pada bingkainya yang bentuknya menyerupai kuda-kuda.

Televisi ini bisa membagi tampilan menjadi empat jendela yang lebih kecil untuk menonton berbagai acara. Tentu ini akan memudahkan kala ingin menelusuri panduan TV pada saat yang sama.

Uniknya Anda juga bisa memakai kontrol gerakan dan perintah suara untuk menavigasi menu TV. Terdapat backlight peredupan lokal full-array yang langka pada produk yang satu ini. Televisi ini dibanderol pada harga Rp 2.222.850.000.

– The Titan Zeus

The Titan Zeus ini merupakan salah satu televisi termahal di dunia juga. Yang memiliki berat di bawah satu ton, televisi beresolusi 4K ini memiliki 65 miliar warna. Sangat lengkap dan sempurna bahkan untuk ditampilkan di luar ruangan.

Layarnya sangat terang meski di bawah sinar matahari langsung. Sistemnya tersegel baik sehingga bisa menghalau cipratan air. Tentunya akan aman jika ingin dipasang di pinggir kolam renang. Televisi dari Titan ini membuat Anda seolah ada di bioskop.

Dengan layar 370 inci, televisi ini memiliki dimensi 8 x 5 meter. Gambar yang ditampilkan jernih dan cocok untuk menonton acara olahraga hingga bermain game. Televisi ini dibanderol dengan harga Rp 25.192.300.000.

– Yalos Diamond

Yalos Diamond masuk juga dalam kategori sebagai televisi yang paling mahal di dunia. Elegan dan tentu saja sangat menarik perhatian bukan hanya dari ukurannya yang super besar namun juga dari hiasannya. Televisi LCD yalos Diamond sangat mewah karena ditaburi 160 berlian asli senilai 20 karat.

Televisi Yalos Diamond ditampilkan pada 1 September hingga 6 September 2006 lalu oleh stand perusahaan Italia Keymat Industries di International Fair of Berlin. Televisi berlapis emas putih ini sangat penuh gaya. Sering menarik perhatian orang kaya, televisi ini dijual pada harga Rp 1.926.470.000.

Berbagai Acara TV Lokal Indonesia yang Layak Ditonton

Berbagai Acara TV Lokal Indonesia yang Layak Ditonton – Dari tahun ke tahun pada saat ini, makin banyak acara-acara TV dengan berbagai genre bermunculan menghiasi layar TV kita. Sejak mulai komedi dan talkshow ringan, hingga acara-acara berbau politik dan hukum yang ‘berat’ untuk dimengerti. Namun sayangnya, tak sedikit pula dari daftar acara tadi yang mengandung unsur-unsur kurang layak tonton. Malahan, disinyalir dari KPI (Komisi Penyiaran Indonesia), acara-acara ini dapat membodohkan masyarakat jika terus menerus ditayangkan,

Akan tetapi, tidak semua cara TV di Indonesia itu buruk, kok. Masih terdapat banyak jajaran acara yang layak dan baik untuk ditonton dari pagi memulai aktivitas hingga malam hari menjelang tidur. idn slot online

1. Ranking 1, acara di Trans TV yang mengajak kita bernostalgia pelajaran di masa sekolah. Bonusnya, ingatan akademis kita akan makin terasah.

Berbagai Acara TV Lokal Indonesia yang Layak Ditonton

Dibawakan oleh presenter kocak, Ruben Onsu, Pampam dan Atika Sari Devi membuat acara edukasi ini dikemas dengan apik nan seru. Tayang tiap hari Senin-Kamis pukul 8.30, menjadikan Ranking 1 sangat layak tonton untuk menyegarkan pagi harimu dengan pengetahuan-pengetahuan baru serta bermanfaat bagi memori akademismu yang mungkin sedang ‘tumpul’.

2. Upgrade wawasan dan pengetahuan dengan Laptop Si Unyil. Meski dipandu boneka, mutu dan manfaat acara ini cukup lumayan

Supaya menemani jam istirahatmu, acara yang ditayangkan Trans 7 ini sepertinya cocok dan tak kalah menarik. Konten tayangan yang tak biasa dan bermanfaat pun senantiasa ditampilkan dalam acara ini seperti, petualangan, cara pembuatan makanan khas daerah, serta perkembangan teknologi yang semakin maju. Tambahannya, kamu akan dibuat gemas dengan pembawaan Unyil yang lucu dan atraktif.

3. My Trip My Adventure. Tidak hanya mengajakmu keliling Indonesia. Dalam acara ini kamu akan merasakan mewahnya jadi anak muda

Menyaksikan kenyataan bahwa kekayaan alam di Indonesia itu tak ada habisnya. Trans TV dengan Vicky Nitinegoro, Nadine Chandrawinata serta Denny Sumargo menampilkan acara petualangan yang tidak biasa serta membuat takjub penonton dengan suguhan-suguhan pemandangan alamnya, My Trip My Adventure. Tayang di layar kaca pada pukul 10.00 pada hari Jumat dan 8.30 pada Sabtu-Minggu menjadikan tayangan ini selalu ditunggu para pemirsa, khususnya penikmat petualangan alam. Peminat dari acara ini pun semakin bertambah karena semangat dan keatraktifan anak muda sangat ditonjolkan dalam setiap episodenya.

4. Breakout Net TV. Acara musik yang tidak diisi goyang ‘Lalala yeyeye’ semata

Jumlah acara musik di Indonesia memang tak terhitung lagi akhir-akhir ini. Namun, kebanyakan dari acara tadi justru membuat para penggemar musik tak enak hati dengan isi acara yang melenceng dari esensi bermusik yang sesungguhnya. Akan tetapi tak perlu kuatir, ada acara musik Breakout yang akan memanjakan selera bermusikmu dengan kehadiran para musisi berbakat dari berbagai genre dan tentunya sangat menginspirasi. Jam tayangnya un fleksibel, yaitu pukul 14.30 WIB.

5. Mah…mau tanya dooong. Tidak bertele-tele dan minus drama. Talkshow Mama Dedeh memberimu tayangan simpel tapi mengena

Selalu ditayangkan tiap hari pukul 06.30-07.30 pagi, acara yang dibawakan oleh Abdel dan Mamah Dedeh ini tak ada salahnya kamu tonton untuk memulai aktivitas di pagi hari. Dengan konsep acara yang ringan dan membahas kejadian sehari-hari di keluarga atau masyarakat, kamu takkan dibuat bingung ketika menyaksikannya. Bubuhan komedi juga tak ketinggalan ditampilkan Mamah Dedeh yang begitu ‘nyambung’ dengan gurauan Abdel.

6. Tetangga Masa Gitu? Bukti kalau digarap serius, sitkom Indonesia juga bisa bagus!

Memasuki sekitar tahun 2000-an, acara-acara sit-kom di Indonesia memang sudah semakin jarang mengudara, justru sinetron dan infotainment lah yang semakin gencar dan dominan ditayangkan di TV Indonesia. Dengan kehadiran acara Tetangga Masa Gitu? di Net TV ini rasa rindu pemirsa terhadap tayangan komedi-komedi ringan pun semakin terpenuhi.

7. Big Bang Kompas TV yang dibawakan Andy F. Noya dikemas dengan sisipan komedi ringan nan menarik

Berbagai Acara TV Lokal Indonesia yang Layak Ditonton

Walaupun terbilang acara baru, Big Bang yang tayang di Kompas TV ini tak kalah eksis dengan acara-acara feature lainnya. Dengan menghadirkan bintang tamu anak-anak muda berbakat, Big Bang pastinya membawa banyak manfaat guna memberikan kontribusi bagi perkembangan kreativitas anak bangsa.

8. Daripada menonton sinetron sampah mending nonton On The Spot aja!

Mengambil konten-konten video dari Youtube.com, On The Spot Trans 7 mampu menampilkan hal-hal baru yang bahkan belum pernah terbayangkan sebelumnya dan tentunya banyak menambah pengetahuan. Banyaknya video-video yang ditampilkan tadi

9. 86 Net TV menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan kooperatif terhadap hukum serta kepolisian

Jika kita jeli, acara-acara bertema kepolisian seperti 86 ini sangat jarang ditemukan di Indonesia. Tema dalam acara yang dikemas on the spot ini pun mampu menegaskan tujuan mulia untuk menghargai polisi serta hukum yang berlaku di Indonesia.

10. Stand Up Comedy Kompas TV. Ger-geran. Kritik sosialnya juga lumayan

Seperti yang kita tahu, acara Stand Up Comedy yang ditayangkan setiap hari Jumat, Sabtu Minggu pukul 22.00 ini banyak mengahadirkan para komika yang tak hanya menyampaikan lawakan, tapi juga kritik-kritik sosial. Pembawaan ringan dan cerdas secara otomatis mengedukasi masyarakat terhadap hal-hal kecil yang seringkali disepelekan di lingkungan sekitar.

11. Untuk kamu penggemar lagu-lagu zaman dulu, A Night to Remember lah yang paling cocok menemani nostalgia syahdumu

Satu lagi sebuah acara musik yang bagus dan layak tonton di Indonesia, yaitu A Night to Remember. Acara mengenai musik yang dibawakan oleh Rossa ini banyak menampilkan penyanyi-penyanyi muda dengan membawakan lagu-lagu di awal 1990-2000an sebagai sarana bernostalgia bagi para penggemar. Istimewanya, kemasan acara ini tak sama sekali kaku, tapi justru sangat menyenangkan bisa mendengarkan lagi lagu-lagu everlasting Indonesia yang luar biasa bagusnya.

12. Mata Najwa masih jadi talkshow paling berkualitas. Narasumbernya cerdas dan cadas!

Acara di Metro TV yang tayang setiap hari Rabu jam 20.05 ini memang sudah populer di Indonesia. Kemasan acara yang cerdas dan berbobot terasa lengkap dengan penampilan menawan Najwa Shihab sebagai pembawa acara. Ciri khas Mata Najwa pun terlihat jelas dari banyaknya isu-isu kritis yang dibawakan para narasumber penting pada setiap sesi.

Apabila kamu, ngefans isi acaranya atau Najwa Shihabnya nih?

13. Ini Talkshow, talkshow ringan penuh canda di Net TV yang mendeklarasikan “anti SARA” kepada masyarakat Indonesia.

Walaupun dibawakan oleh komedian nyentrik Sule dan Andre, kemasan acara yang tayang setiap Senin-Jumat pukul 20.00-21.30 ini sangat menarik serta menjunjung tinggi arti menghargai satu sama lain. Ramainya komedi yang disisipi hinaan SARA di Indonesia, justru membuat acara ini mendeklarasikan “anti SARA” dengan peraturan denda 5 ribu setiap keluar 1 olokan atau hinaan SARA dari presenter atau bintang tamu. Wah, bagus, ya.

14. Mengakhiri berbagai kesibukan kamu seharian dengan menonton acara inspiratif, mengedukasi dan kaya manfaat, Kick Andy.

Menjadi pengantar tidur atau penutup malammu, tak ada salahnya kamu menyaksikan acara inspiratif seperti Kick Andy. Dengan dipandu Andy F. Noya sebagai presenter, serta kehadiran bintang tamu yang luar biasa membuat acara ini layak kamu tonton demi pengetahuan dan wacana positif baru.

Dunia Televisi Kita Telah Begitu Terlambat

Dunia Televisi Kita Telah Begitu Terlambat – Televisi bukan lagi barang yang mewah bagi masyarakat, dari masyarakat kalangan bawah sampai atas memiliki televisi. Bak jamur di musim hujan televisi sudah menjadi barang yang dibutuhkan dalam masyarakat Indonesia. Setiap hari seseorang pasti melihat tayangan televisi, mulai dari berita, olahraga sampai gosip semua terangkum dalam tayangan di televisi. Tayangan dalam televisi ini diatur dalam uu no 32 tahun 2002 yang mengatur tentang siaran pertelevisian. Dalam Undang-undang ini diatur tentang asas pertelevisian, tatacara penayangan, dll.

Tetapi dalam kenyataannya tayangan yang ada di televisi ini kurang mendidik, terutama bagi anak-anak. Melihat tayangan–tayangan yang ada di televisi terkesan hanya ingin mencari keuntungan dan hiburan semata. Adanya tayangan Yuk Kita Smile (YKS) yang ada sekarang ini membuat masyarakat terfokus pada tayangan ini. Adanya goyangan yang dicontohkan oleh para pemain membuat anak-anak meniru dan hafal goyangan ini. Padahal jika dilihat anak-anak kecil harusnya tidak sampai meniru goyangan tersebut secara berlebihan. idn slot

Dunia Televisi Kita Telah Begitu Terlambat

Dari sinilah dapat dilihat bahwa masyarakat Indonesia saat konsumerisme dan tayangan yang ada di media massa ini kurang layak untuk dilihat. Bagaimana masyarakat Indonesia akan maju dan cerdas apabila dalam perkembangan media pendukung seperti televisi kurang diperhatikan. Jika dilihat tayangan yang ada sekarang hanya mencari kesenangan dari masyarakat dengan mengabaikan tayangan yang layak bagi masyarakat. Keuntungan menjadi prioritas utama dalam menentukan tayangan yang ada ditelevisi, antar stasiun televisi berlomba-lomba untuk menayangan hiburan yang disenangi oleh masyarakat.

Kurang mendidiknya tayangan televisi berdampak pada perkembangan anak. Anak yang masih berumur antara 3-7 tahun biasanya lebih gampang menerima informasi yang dilihatnya seperti melihat televisi dan menirukannya. Memang tidak salah apabila tayangan televisi berupa hiburan. Tetapi alangkah baiknya apabila tayangan televisi ini diberikan juga tentang tayangan tentang pendidikan.

“Saat India telah bersiap daratkan pesawat luar angkasa di bulan, Indonesia masih berpijak di bumi. Saat negara lain tengah bersiap memasuki revolusi Industri 4.0, Indonesia masih sibuk mengurus siapa dan siapa. Saat televisi luar asing telah memasuki fase internet, Indonesia masih berkutat di manual alias analog”.

Negara kita, memang lebih suka berwacana dan berdiskusi panjang lebar lalu menyelesaikan sebuah persoalan. Jika wacana tersebut tak terlalu seksi maka sekelebat itu tersimpan rapi dalam laci.

Salah satu contoh, tentang Undang-Undang Penyiaran, khususnya televisi yang mengatur sistem digitalisasi, atau beralihnya dari sistem analog ke sistem digital.

Wacana ini tak terlalu seksi ketimbang diskursus lainnya di wilayah kekuasaan serta gedung parlemen. Tengok misalnya, RUU menyangkut kesehatan, korupsi, Pilkada, dan lainnya yang selalu mendapat ruang di hati kekuasaan dan parlemen. Seolah aturan tentang RUU tersebut kelar hanya dalam sekejap mata, tak ada perdebatan.

Tak berbanding lurus dengan dunia penyiaran di Indonesia. Bertahun tahun nasib RUU Penyiaran yang mengatur migrasi dari model tontonan masyarakat umum ke dunia digital, hingga kini belum jelas.

Padahal, International Telecommunication Union (ITU) telah mengimbau pada seluruh negara di dunia agar paling lambat tahun 2018 kemarin, sistem tontonan telah berubah dari analog ke digital. Dan di ASEAN, Indonesia setara dengan Myanmar masih menggunakan teknologi konvensional perihal dunia penyiaran.

Sekilas tentang penyiaran digital, adalah sistem penyiaran yang  menggunakan teknologi digital dengan spektrum lebih sedikit tapi menghasilkan gambar lebih jernih, serta memiliki kanal yang banyak.

Dengan begitu, kelak kita tak hanya mengenal pengusaha televisi yang bernama Hary Tanoe, Chairul Tanjung, Surya Paloh, Eddy Kusnady, Jacob Utama, dan Aburizal Bakrie. Akan banyak pendatang baru, pengusaha baru, stasiun televisi baru kelak jika RUU Penyiaran tersebut telah legal.

Desakan untuk melegalkan sebenarnya berlangsung dari tahun ke tahun. KPI nyaris tak henti-hentinya terus berharap dan mendesak pada kekuasaan dan pada anggota DPR agar segera mengesahkan RUU tersebut. Juga mengimbau pada perusahaan swasta untuk secepatnya migrasi. Jika telat, maka bukan saja kita akan tertinggal oleh desakan ITU sebagaimana negara lain telah menerapkannya.

Dunia Televisi Kita Telah Begitu Terlambat

Namun yang lebih fatal kelak televisi hanya akan menjadi “candi” atau pajangan saja di rumah rumah warga menyusul teknologi televisi internet atau televisi daring bergeliat tanpa rem.

Sebetulnya pada tahun 2011 Kominfo telah menerbitkan aturan agar perusahaan swasta televisi segera beralih dari analog ke digital, tetapi pihak swasta melalui Asosiasi Jaringan Televisi Swasta Indonesia menggugat melalui Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara. Maka buyarlah lagi aturan yang mendunia itu. Seperti mendengar musik yang sedang viral saat ini, “entah apa yang merasukimu”.

Pada 2019 ini, sebenarnya telah melewati batas yang telah ditetapkan oleh ITU tentang migrasi dari analog ke digital. Sementara penghujung 2019 segera akan berakhir lalu tibalah kembali kita memasuki tahun 2020, di mana ratusan daerah akan menggelar Pilkada Serentak.

Tidak begitu yakin, negara ini akan serius membawa kembali RUU digital ini ke meja sidang, walaupun saat ini para anggota DPR RI baru saja dilantik dan tengah bersemangat. Mereka lebih tertarik terjerumus membahas tentang Pilkada serempak ketimbang nasib dunia pertelevisian di Indonesia.

Lalu jika ini terjadi, maka nasib penyiaran di Indonesia akan semakin melempem, mungkin saja Myanmar telah melewati kita. Seperti judul tulisan ini, dunia penyiaran kita sudah begitu terlambat.

Toh jika DPR membahas lagi lalu mengesahkan RUU Penyiaran, yang akan bersibuk ria hanyalah perusahaan swasta saja. Mereka akan sibuk pada bagian teknikal, siaran, serta Sumber Daya Manusia (SDM) serta aspek bisnis untuk menyesuaikan aturan melalui Undang Undang Penyiaran yang baru itu kelak. Masyarakat sebagai penikmat televisi tak begitu hirau akan perubahan sistem dari analog ke digital.

Bukankah masyarakat  saat ini lebih dominan menyaksikan siaran televisi melalui layar handphone? Melalui tablet? Lalu sebagian besar penonton di Indonesia khususnya di perkotaan menyaksikan siaran melalui televisi berbasis satelit, televisi berbasis kabel, serta televisi berbasis internet.

Maka dari itulah, bisa disebut bahwa dunia penyiaran kita telah tertinggal dari negara-negara lain. Kita masih membahas tentang migrasi analog ke digital sementara dunia telah menerapkan sistem televisi daring.

Pola menonton masyarakat era milenial ini, menyaksikan siaran tak perlu duduk berlama-lama depan televisi yang hitungan inci tersebut melainkan melalui layar ponsel mereka sambil nongkrong di cafe, diskusi, dan bercengkrama bersama rekannya.

Menonton tentu tak perlu menunggu sebuah siaran televisi analog, sebab platform YouTube serta Netfix pun telah tersedia.

Jangan-jangan, revolusi industri 4.0 ini, kita akan tertinggal lagi? Sebagaimana tiga revolusi industri sebelumnya, Indonesia hanya penonton dan tak terlibat sebagai pelaku.

Revolusi industri 1 tahun (1700-an), Indonesia masih berbalut kerajaan, revolusi industri  2 (1800-an) Indonesia menghadapi penjajah Belanda dan Revolusi Industri 3, (1970-an) Indonesia sedang transisi.

Sejarah Perkembangan Televisi dari TV Hitam Putih Hingga Smart TV

Sejarah Perkembangan Televisi dari TV Hitam Putih Hingga Smart TV – Televisi merupakan sebuah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara. Televisi sudah menjadi barang yang wajib untuk dimiliki, Seiap golongan sampai ke pelosok negeri telah mengenal media yang satu ini karena memiliki jangkauan yang luas. Fungsi Televisipun sangat beragam, seperti sumber informasi, kontrol sosial, media edukasi, sampai media hiburan.

Perkembangan dari Televisi pun sangat pesat. Teknologi yang digunakan pada televisi saat ini berbeda jauh dengan televisi saat pertama kali ditemukan, meskipun memiliki metode dasar yang sama. Berikut ini merupakan perkembangan televisi dari masa ke masa. slot online indonesia

Tahu tidak, kapan pertama kali televisi diciptakan?

Sejarah Perkembangan Televisi dari TV Hitam Putih Hingga Smart TV

Televisi atau TV menjadi salah satu media hiburan yang wajib ada di rumah. Dulu seluruh keluarga mungkin berkumpul di depan TV. Namun, kini pamornya menurun karena kebanyakan generasi milenial mulai jarang menonton tayangan acara yang ada di televisi.

Meski begitu bisa dipastikan TV yang ada di tiap rumah masih menyala, kok. Apalagi seiring perkembangan zaman, TV sudah semakin canggih. Dengan koneksi internet, kamu dapat mengakses YouTube atau Netflix untuk hiburan tanpa batas di rumah.

Untuk merayakan Hari Televisi Sedunia yang jatuh tanggal 21 November, yuk, ikuti trivia perkembangan TV sejak dulu hingga sekarang!

– Siapa Penemu Televisi?

Tahukah kamu, siapa penemu televisi pertama di dunia? Nah, jika membahas tentang sejarah perkembangan televisi ,tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan radio serta teori dasar hukum gelombang elektromagnetik.

Heinrich Rudolf Hertz adalah orang pertama yang berhasil ‘mendeteksi’ gelombang elektromagnetik dari gelombang radio. Penemuan ini kemudian dikenal dengan frekuensi Hertz.

Selanjutnya Joseph Henry dan Michael Farraday mengembangkan penelitian mengenai elektromagnetik induktansi hingga menjadi pionir era komunikasi elektronik, termasuk televisi. 

Televisi pertama ditemukan pada tahun 1926 oleh John Logie Baird. Ia berhasil mentransmisikan gambar dari televisi di sebuah laboratorium di London. Penemuan inilah yang akhirnya menjadi cikal bakal TV di masa depan.

Dunia pun mulai berkenalan dengan alat komunikasi secara visual dan perkembangannya sangat pesat.

– Perkembangan Televisi dari Masa ke Masa

Teknologi yang digunakan pada televisi modern berbeda jauh dari televisi saat pertama kali ditemukan, meskipun memiliki prinsip dasar yang hampir sama.

Penasaran dengan bentuk awal televisi pertama dan perkembangannya? Yuk, cari tahu!

1. Televisi pertama

Televisi pertama yang diperkenalkan oleh John Logie Baird kepada masyarakat bentuknya bukanlah kotak minimalis seperti yang kita kenal sekarang. Melainkan terdiri atas banyak lempengan, tabung, dan kabel yang berseliweran!

Setelah itu tahun 1927, Philo Taylor Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan televisi modern pertama. Gagasannya mengenai image dissector menjadi dasar kerja TV tabung hingga TV modern.

Pada 11 Mei 1939 menjadi hari bersejarah karena pemancar televisi untuk pertama kalinya dioperasikan di kota Berlin, Jerman. Akhirnya, dunia mulai berkenalan dengan alat komunikasi secara visual untuk mengetahui kejadian di belahan dunia lain.

2. Televisi 1940-an

Setelah perang dunia ke-2 berakhir di tahun 1940-an, TV mulai mengambil alih perhatian masyarakat dan menggantikan radio berkat kemampuannya untuk memadukan suara dan gambar.

3. Televisi 1950-an

Pada akhir tahun 1950, sebagian besar orang di dunia sudah mulai memiliki TV di rumah. Kala itu kebanyakan orang menggunakan televisi hitam putih, meskipun sebenarnya televisi berwarna sudah ada.

Di Amerika TV berwarna ada sejak tahun 1954, tetapi belum ada siaran TV yang dapat menayangkan gambar berwarna. Baru pada tahun 1966 siaran TV sepenuhnya berwarna.

4. Televisi 1967-an

Pada tahun 1967,  kepopuleran televisi berwarna mulai mengalahkan televisi hitam putih. Oleh karena itu, siaran TV berwarna pun terus bertambah.

Di era yang bersamaan, tepatnya di tahun 1962, TVRI hadir sebagai stasiun televisi pertama di Indonesia.

5. Televisi 1970-an

Pada tahun 1970-an televisi semakin mengukuhkan diri sebagai sarana hiburan dengan diperkenalkannya teknologi VCR (Video Cassette Recorder). Teknologi ini memungkinkan untuk merekam siaran televisi untuk pertama kalinya.

Sejarah Perkembangan Televisi dari TV Hitam Putih Hingga Smart TV

6. Televisi 1980-an

Pada tahun 1980-an TV kabel (saluran TV berbayar) populer di berbagai belahan dunia.

RCTI jadi saluran televisi kabel pertama yang menggunakan dekoder di Indonesia. Mereka mulai beroperasi sejak tahun 1989 hingga tahun 1991, lalu akhirnya menjadi salah satu stasiun TV nasional.

7. Televisi 1990-an awal

Pilihan televisi di tahun 1990-an sangat beragam. Televisi yang mengadopsi teknologi CRT (Cathode-Ray Tubes) untuk menampilkan gambar di layarnya adalah televisi yang paling banyak ditemukan.

Teknologi tersebut memungkinkan televisi dibuat dalam ukuran yang lebih besar dengan menggabungkan proyektor dan layar ke dalam satu kotak. Nantinya proyektor ini yang memproyeksikan gambar ke bagian belakang layar.

Hingga tahun 1996 sudah ada 1 juta TV yang tersebar di seluruh dunia, lho!

8. Televisi tahun 1997 – 2000

Televisi plasma pertama kali dipasarkan pada tahun 1997. Bentuknya yang ramping dan minimalis membuat TV model ini sangat populer saat itu.

TV Rear-Projection LCoS juga tersedia di pasaran, meskipun kualitas gambarnya sangat baik, tetapi harga dari TV jenis ini sangat mahal.

TV LCD juga ikut berkompetisi di akhir tahun 1990-an. Kualitas gambar lebih baik dibandingkan TV plasma serta hemat energi.  Sementara HDTV diperkenalkan pada tahun 1998.

Pada tahun 1999, DVR (Digital Video Recorder) mulai diluncurkan untuk pertama kalinya. DVR memungkinkan untuk merekam siaran televisi langsung ke dalam hard drive.

9. Televisi tahun 2000 – 2007

TV LED berbasis DLP HDTV pertama diproduksi pada tahun 2006. Teknologi DLP menggunakan cermin yang terbuat dari alumunium untuk memantulkan cahaya dan menghasilkan gambar.

TV ini lebih murah dibandingkan TV plasma ataupun TV LCD. Dalam perkembangannya TV Plasma juga tersedia dalam kualitas HD (High Definition).

10. Televisi tahun 2007 – 2016

Di tahun 2007, Apple meluncurkan AppleTV. TV ini bisa dihubungkan dengan iTunes, Program TV, Film, Video YouTube, dan masih banyak lagi.

Kemudian Microsoft inc. memberikan perlawanan melalui OS Windows XP Media Center Edition yang dapat digunakan untuk mengirimkan video, musik, dan foto dari komputer ke TV.

Berbagai teknologi tersebut merupakan cikal bakal dari Smart TV yang sudah banyak beredar saat ini.

11. Televisi tahun 2016 – kini

Kamu bisa menemukan teknologi terkini pada TV zaman sekarang, termasuk teknologi 3D dan teknologi layar cekung (TV Curve) yang semakin populer belakangan ini.

Selain dapat menghasilkan gambar yang sangat jernih, TV berteknologi 3D dan berlayar cekung dapat menampilkan gambar sangat nyata pada layar TV, hingga terasa seperti keluar dari layarnya!

Begitulah perkembangan TV dari masa ke masa. Seiring dengan kemajuan teknologi, perkembangan TV kian pesat untuk menuruti permintaan konsumen yang semakin tinggi.

Back to top